Jaringan 5G
Gambar : Viva.co.id

Jaringan 5G Datang, Apa Smartphone 4G Mati?

Jaringan 5G kini sudah menjadi teknologi terbaru yang kehadirannya diharapkan bisa heboh di Indonesia. Pasalnya, manfaat jaringan 5G sudah bisa dirasakan oleh pengguna di berbagai negara.

Oppo Indonesia juga menjadi tuan rumah acara Oppo 5G Academy yaitu pelatihan jaringan 5G dan manfaatnya bagi masyarakat, jika nantinya jaringan tersebut diterapkan di Tanah Air.

Berbagai pertanyaan muncul, salah satunya, jika jaringan 5G sudah diterapkan, bagaimana dengan jaringan internet sebelumnya seperti 4G, 3G atau 2G?

Deputy CEO Mobility Smartfren, Sukaca Purwokardjono mengungkapkan, setiap teknologi jaringan yang digunakan memiliki karakteristik tersendiri. Selain itu, setiap teknologi baru memiliki kelebihannya masing-masing.

Baca Juga : Flagship OPPO Find X3 Pro 5G dengan Kamera dan Layar Kelas Atas

Sukaca mengatakan, sebagai bagian dari industri, pihaknya telah mengalami jaringan 2G, 2.5G, 3G hingga 4G. Ia mengungkapkan, saat 3G digelar, jaringan 3G masih ada. Begitu juga dengan jaringan 2G yang masih digunakan di Indonesia.

“Sebenarnya jaringan 2G itu masih memiliki keunggulan,yaitu pada jangkauan spektrum yang luas. Jaringan 2G dapat digunakan untuk menyediakan layanan suara di daerah terpencil, jadi 2G masih tetap digunakan. Dan dengan 5G saling melengkapi,

Secara bertahap tidak dapat digunakan

Namun, jika teknologi jaringan lama tertinggal 2-3 generasi, mungkin tidak dapat digunakan.

Misalnya, ketika layanan suara dapat diimplementasikan melalui jaringan data, jaringan data kemungkinan besar akan digunakan.

“Bagaimana dengan layanan data, 3G dan 4G? 3G memiliki spektrum yang luas, dan 4G memiliki spektrum yang lebih tinggi, sehingga jangkauannya pendek, tetapi keduanya akan saling melengkapi,” kata Sukaca.

Baca Juga : Tanggal Perilisan Huawei P50,Perkiraan Harga dan Kabar Terbaru

Lebih lanjut Sukaca menjelaskan, untuk mengimplementasikan jaringan 5G, spektrum yang digunakan lebih tinggi, sehingga dibutuhkan BTS yang banyak.

Saling mendukung

Agar dapat saling mendukung,  teknologi jaringan sebelumnya tidak akan langsung hilang begitu saja. Sebaliknya, teknologi tersebut akan saling mendukung dan melengkapi dalam memberikan layanan kepada pengguna.

Hal yang sama berlaku untuk menara BTS 4G yang dapat digunakan sebagai BTS 5G. Sukaca mengatakan secara teknis BTS yang sekarang mampu 5G tetapi perlu ditingkatkan.